Terhentinya Liga 1 sejak Maret lalu tentu saja berdampak bagi klub dan pemain yang berkompetisi. Borneo FC Samarinda sempat kembali berkumpul pada bulan Agustus sebab ada kabar kompetisi akan berlanjut pada bulan September. Namun, pada akhirnya tim kembali diliburkan karena izin keramaian dari kepolisian tak kunjung keluar dan PT LIB dan PSSI akhirnya memutuskan untuk menunda lanjutan Liga 1 hingga tahun depan.

Di tengah kekosongan waktu ini, para pemain dan staf pun kembali ke kampung halamannya masing sembari menunggu kabar selanjutnya. Tak ingin menyia-nyiakan waktu, dua pemain Borneo FC Samarinda, Sultan Samma dan Abdul Rachman telah mendaftarkan diri untuk mengikuti kursus kepelatihan C AFC yang digelar oleh Asprov PSSI Kaltim. Pelatihan ini akan digelar pada 10-23 Desember 2020 di Stadion Madya Sempaja, Samarinda.

Sultan Samma mengungkapkan keikutsertaanya di pelatihan ini tak hanya sekadar untuk mengisi waktu kosong saja. Namun, untuk menambah ilmunya di dunia sepakbola yang ditekuninya selama ini dan bisa diaplikasikan di masa mendatang.

“Alhamdulillah bisa ikut. Ini akan menambah ilmu saya di dunia sepak bola. Jelas saya sangat tertarik dengan keikutsertaan di kursus lisensi C,” ujar Sultan.

Hal nyaris sama juga diuraikan Abdul Rahman. Dia menyebutkan memang sudah lama mengincar kursus tersebut. Sebab, sebagai pesepakbola dirinya ingin memperkuat pijakannya dengan tak hanya sebagai pesepakbola, namun juga bisa beranjak ke dunia kepelatihan.

Sedangkan pemain berposisi bek sayap, Abdul Rachman mengaku bahwa sudah sejak lama ia menantikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan ini. Di wawancara dengan Abdul Rachman sebelumnya, ia memang pernah mengungkapkan untuk menjadi pelatih sepakbola untuk anak-anak usia dini di kampung halamannya di Panajam Paser Utara. Ia berharap agar pelatihan ini bisa berjalan dengan lancar.

“Iya ini sudah lama ya mau ikut. Alhamdulillah semoga dilancarkan,” ujar Rachman.

Selain Sultan dan Rachman, ada Wildansyah yang terlebih dulu mengikuti kursus kepelatihan C AFC di Kuningan yang berlangsung bulan lalu. Hal ini pun menambah daftar pemain yang mengikuti kursus kepelatihan. Menanggapi kabar ini, Presiden klub Borneo FC Samarinda, Nabil Husien Said Amin mendukung penuh keputusan para pemainnya.

“Pada intinya kami senang, bahwa pemain juga ingin memperdalam ilmu sepakbolanya. Tak hanya sebagai pemain, namun sudah memikirkan ke depannya seperti apa,” ucap Nabil. (AM)