Sudah 12 hari sejak kepulangan Tim Nasional U-19 ke Indonesia. Awalnya, Timnas U-19 direncanakan menjalani pemusatan latihan di Spanyol hingga 31 Januari mendatang. Namun, tingginya kasus penyebaran virus Covid-19 di Spanyol membuat Skuat Garuda Nusantara harus membatalkan laga uji coba di sana dan terpaksa pulang lebih awal.

Namun, meskipun hanya berada kurang lebih tiga minggu berada di Negeri Matador, rasa senang dirasakan oleh Arya Gerryan Putra Senyiur Lawolo. Berada di negara yang mempunyai cuaca dan kultur yang berbeda tentu saja membuat Arya dan rekan-rekannya harus membiasakan diri.

“Sangat senang sekali bisa berada di sana. Iya, perlu adaptasi cuaca karena di sana juga sangat dingin. Tapi teman-teman yang lain juga bisa beradaptasi dengan baik,” ucap Arya.

Tak hanya perlu membiasakan diri, Arya juga menceritakan bahwa waktu itu ia sempat meraskan homesick. Tetapi, hal itu berusaha ia atasi sebab ia mengemban tugas bersama timnas di sana.

“Ya rindu rumah pasti. Tapi ini sudah menjadi impian saya untuk bisa bersama Timnas U-19 di Spanyol,” ujarnya.

Meskipun pemusatan latihan telah berakhir, namun Arya tak ingin apa yang ia pelajari selama pemusatan latihan menguap begitu saja. Arya berusaha untuk tetap menjaga performanya agar tetap berada di jalur yang benar.

“Saya ingin apa yang selama ini TC di Jakarta dan di Spanyol saya akan jaga sebaik-baik mungkin setelah pulang kembali dan ilmu yang didapat itu akan bermanfaat di kemudian hari,” ucap Arya mengakhiri. (AM)