Pada Selasa, 20 Oktober lalu, terdapat sedikit insiden pada saat Borneo FC Samarinda melakukan latihan. Di sesi game, terjadi benturan antara Fatur Rahman dan penjaga gawang Mohammad Diky Indrayana pada saat duel memperebutkan bola bawah. Lutut dari Fatur terhentak ke dada Diky saat duel berlangsung. Akibatnya, Diky terpaksa harus berhenti lebih cepat dari latihan untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Dan kemarin, Diky pun melakukan rontgen untuk mengetahui apakah ia mengalami luka dalam pada dirinya. Penjelasan lebih lanjut mengenai kondisi Diky disampaikan oleh Fisioterapis Borneo FC Samarinda, Wanda Prasetyo. Ia mengabarkan bawah kondisi Diky tak mengalami cedera yang serius.

“Hasil rontgen-nya Alhamdulillah bagus. Tidak ada luka serius, baik itu pada tulang atau ototnya. Semuanya baik,” ujar Wanda.

Namun, meskipun Diky mengalami cedera minor, Wanda menjelaskan bahwa Diky memerlukan waktu untuk memulihkan diri. Waktu pemulihannya pun menurut Wanda akan memakan waktu selama beberapa hari saja. Sehingga, Diky hanya akan melakukan latihan di pinggir lapangan untuk beberapa hari saja sebelum bisa kembali berlatih bersama tim.

“Untuk pemulihannya sendiri perkiraan waktunya butuh 3-5 hari saja,” ucap Wanda mengakhiri.
(AM)