Protokol kesehatan ketat benar-benar dijalankan manajemen Borneo FC Samarinda. Setelah melakukan swab test beberapa waktu lalu, hari ini para pemain kembali menjalani hal serupa, untuk melihat apakah ada pemain terpapar Covid-19. Swab test dilakukan sebelum tim bertolak menuju Madura pada 30 September mendatang.

Seperti diketahui, Borneo FC Samarinda akan menjalani laga lanjutan Liga 1 menghadapi Madura United pada 2 Oktober. Manajer tim, Farid, membenarkan agenda swab test bagi Sultan Samma dkk tersebut. Dikatakan Farid, manajemen tak ingin ada pemain terpapar virus asal Wuhan tersebut.

“Kami ingin semua pemain dalam kondisi sehat sebelum berangkat ke Madura. Ini bukan hanya demi pemain atau tim, tetapi juga keselamatan orang banyak,” ujar Farid.

Meski sudah melakukan swab test saat pemain akan menjalani latihan perdana pada 24 Agustus lalu, Farid mengaku kemungkinan pemain terpapar juga masih mungkin terjadi. Terlebih para pemain sempat menjalani uji coba dua kali menghadapi Persiba Balikpapan.

“Memang pemain Persiba juga menjalani swab test sebelum uji coba dan hasilnya negatif semua. Tapi kita semua tak tahu, sebab bisa saja pemain terjangkit dari orang lain,” tambahnya.

Farid tak mau kasus seperti Persik Kediri, di mana pemainnya yakni Andri Ibo ternyata reaktif. Ibo dinyatakan sebagai orang yang terjangkit namun tanpa gejala.

“Makanya kami mengantisipasi dini masalah ini. Sebenarnya bisa saja lewat rapid test, tetapi akan lebih maksimal mengetahui kondisi pemain lewat swab test. Sebab hasilnya akan lebih akurat,” tegasnya.

Farid berharap dari hasil swab test kedua ini, hasilnya sama dengan yang pertama.

“Artinya tak ada pemain yang reaktif. Insya Allah setelah kami dapat hasilnya, kami akan segera kabarkan,” tambahnya.

Disinggung mengenai kondisi pemain setelah menjalani uji coba, Farid mengatakan seluruh pemain dalam kondisi bagus dan sehat. Memang ada beberapa pemain yang sempat mengalami masalah, tapi ia memastikan pemain tersebut siap dimainkan menggadapi Madura United.

“Nuriddin Davronov adalah salah satu pemain yang menjalani perawatan. Tetapi menurut tim dokter yang menanganinya, Nuriddin kemungkinan besar siap dimainkan lawan Madura United nanti,” beber Farid.

Seandainya sebelum tim berangkat ada pemain yang mengalami cedera, Farid yakin tim pelatih sudah memikirkan yang terbaik bagi tim. Ia pun berharap seluruh kondisi pemain dan official sehat hingga akhir kompetisi nanti.

“Semua masalah teknis itu urusan pelatih. Kami atau siapapun dalam tim tak punya hak soal teknis. Semoga saja para pemain sudah siap dimainkan di pertandingan lawan Madura United,” ujarnya. (SU)