Regulasi pemain U-20 di kompetisi Liga 1 mendapat sambutan positif dari stoper muda Borneo FC Samarinda, Wiranto. Dirinya mendukung penuh jika regulasi tersebut direalisasikan saat kompetisi tertinggi di Tanah Air itu kembali digulirkan.

Dengan adanya regulasi tersebut menurut Wiranto, dapat memberikan banyak pemain muda kesempatan unjuk kemampuan. Apalagi salah satu tujuan regulasi tersebut adalah untuk menyiapkan pemain guna menghadapi Piala Dunia U-20 tahun depan. "Ada wacana U-20 alhamdulillah senang, siapa tau bisa dapat kepercayaan dan menit bermain dari pelatih," ucapnya.

Adanya wacana regulasi tersebut tak lantas membuat Wiranto merasa ada angin segar hingga mengendurkan intensitas latihan. Pemain berusia 20 tahun kelahiran Samarinda itu justru akan makin berlatih lebih keras dari sebelumnya. Bahkan di masa pandemi ini, Wiranto tetap menjalani latihan fisik dan teknik di Stadion Segiri bersama beberapa seniornya. "Latihan pagi di gym, sore di stadion. Alhamdulillah tidak ada penurunan fisik, masih aman, untuk teknik dan taktik masih sering melakukan satu dua kali sentuhan terhadap bola," paparnya.

Persoalannya kini, wacana regulasi pemain U-20 tersebut belum memasuki pembahasan di ranah teknikal. Apakah setiap tim hanya diwajibkan memainkan 1 pemain U-20 atau lebih. Termasuk durasi minimal bermainnya. Posisi Wiranto sebagai bek sentral juga tak akan mudah baginya mendapat kesempatan bermain. Pasalnya di posisi tersebut terjadi persaingan ketat antara Javlon Guseynov, Wildansyah, Andika Kurniawan, dan Andri Muliadi.

Menggusur satu di antara mereka jelas bukan pekerjaan mudah. Belum lagi tanggung jawab moril mengingat posisi bek sentral sangat menentukan untuk urusan menghalau lawan agar tidak mencetak gol. Karenanya, Wiranto belum berani berangan-angan siapa pemain yang akan digusurnya andai ia diberi kesempatan tampil.

"Kalau soal untuk menggeser senior-senior, saya belum memikirkannya. Terpenting saat ini adalah saya akan bekerja lebih keras dan buktikan di dalam latihan," tambahnya.

Seperti diketahui saat ini Borneo memiliki 4 pemain yang berusia 20 tahun ke bawah. Keempatnya adalah Wiranto (bek sentral), Djufri Daud (bek kiri), Arya Gerry (gelandang serang), dan Zulfikri (kiper). Wiranto pun siap bersaing jika wacana tersebut terealisasikan. "Apabila ada wacana penambahan pemain junior untuk promosi ke tim utama Borneo FC saya siap bersaing dan juga itu bagus buat tim," tutupnya. (TB)