Jelang digulirkan kompetisi Liga 1 2020, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sejak beberapa pekan terakhir melakukan peninjauan ke beberapa stadion yang akan digunakan tim.

Tercatat ada tim yang dinyatakan tak lolos verifikasi dan harus memainkan pertandingan di luar kandang mereka. Salah satunya adalah Persik Kediri. Tim debutan ini harus menggunakan Stadin Delta Sidoarjo untuk memainkan pekan-pekan awal mereka sebagai tuan rumah.

Untuk Borneo FC Samarinda, Stadion Segiri ternyata tak sepenuhnya memenuhi syarat untuk kompetisi nanti. Namun kekurangan tersebut lebih banyak di luar lapangan.

Hal ini disampaikan salah satu perwakilan PT LIB, Somad saat menyambangi Stadion Segiri, Minggu (16/2) lalu. Dalam verifikasi yang ia lakukan, Somad melihat infrastruktur di ruangan. Dari hasil pantuannya, justru ada penurunan di area ruang ganti khususnya untuk fasilitasnya.

“Stadion ini sebenarnya dulu sudah kami verifikasi dan sudah kami sampaikan masalah kekurangan di ruang ganti,” ujarnya.

Ia mencontohkan di ruang ganti tim tamu. Dulu masalah pendingin atau air conditioner (AC) bermasalah. Saat verifikasi ia lakukan sekarang, ternyata masalah tersebut tak diselesaikan.

“Saya juga melihat kekurangan di ruang medis. Harusnya ada ruangan steril dan ada ruang perawatan ekstra. Di dalam ruangan banyak barang tak berfungsi yang harusnya tak ada di sana. Pun dengan ruang doping yang saya nilai belum memenuhi syarat,” sambungnya.

Somad mengatakan, harusnya apa yang distandarkan oleh AFC (Asian Football Confederation) ada di Stadin Segiri. Terlebih ia melihat banyak ruangan yang harusnya bisa dimaksimalkan oleh manajemen Borneo FC Samarinda.

Terlepas dari ruangan yang banyak harus dibenahi, Somad menilai kondisi lapangan Stadion Segiri sudah cukup bagus. Sebab semua lapangan ditutupi dengan rumput. Mengontrol kesuburan dan ketinggian rumput, menjadi suatu yang harus rutin dilakukan.

“Tapi saya melihat di lapangan ada parit. Saya pikir ini berbahaya bagi pemain yang punya kecepatan berlari dan tak bisa mengendalikan larinya. Untuk lampu, saya pikir sudah memenuhi standar. Saat diukur 96 titik keterangan lampu ada di angka 846 lux dari standar 800 lux,” pungkasnya. (SU)