Porsi latihan berat terus diberikan tim pelatih kepada para pemain Borneo FC Samarinda. Namun hal ini dianggap wajar dilakukan, karena tim pelatih ingin semua pemain memiliki kekuatan dari sisi fisik yang bagus. Terlebih kompetisi Liga 1 sudah digulirkan pada akhir bulan depan.

Namun latihan tak melulu dilakukan di lapangan. Sebab pelatih mulai memberikan variasi latihan di tempat berbeda. Kemarin pagi, Diego Michiels dkk dibawa ke tempat fitnes, untuk menjalani latihan gym.

Asisten pelatih, Ahmad Amiruddin mengatakan, latihan gym diberikan agar otot para pemain tak menjadi kaku setelah terus menerus digenjot fisiknya di lapangan.

“Pelatih fisik Humberto meminta agar variasi latihan dalam peningkatan fisik ini tak selalu dijalankan di lapangan. Akhirnya pemain dibawa menjalani latihan di gym,” ujar Amir, sapaan akrabnya.

Dijelaskannya, latihan gym sangat bagus bagi pemain meregangkan otot-otot mereka. Latihan sendiri terlihat santai, namun tetap dijalankan pemain secara serius. Beberapa pemain saling lempar canda dalam sesi latihan ini.

“Latihan di gym ini akan kami sering dilakukan. Sebab pemain membutuhkan peregangan, agar mereka tak cedera karena terus dihajar latihan fisik.Jadi akan ada beberapa kali latihan di lapangan dan di gym,” sebutnya.

Saat ditanyakan apakah ada program uji coba kembali setelah hasil imbang kontra PON Kaltim beberapa hari lalu, Amir mengaku belum mengetahui persis program dari pelatih kepala. Dikatakannya, uji coba kemungkinan akan dilakukan setelah program latihan fisik memasuki tahap akhir. Sebab seperti menghadapi anak-anak PON, para pemain sama sekali tak maksimal di lapangan.

“Mereka sangat kelelahan karena masih berkutat dengan program peningkatan fisik. Makanya kami dari tim pelatih tak ada yang menyalahkan pemain usai uji coba. Kalahpun bagi kami tak masalah, karena kami memahami bagaimana kondisi fisik pemain saat ini,” pungkasnya. (SU)