Tak adanya nama Nadeo Argawinata dalam skuad Borneo FC dalam beberapa pertandingan terakhir, ternyata tak membuat tim pelatih menjadi khawatir. Sebab Gianluca Pandeynuwu sebagai pengganti Nadeo, tak kalah bagus saat mendapat kepercayaan tampil di bawah mistar. Awalnya banyak kalangan meragukan pemain kelahiran Manado tersebut. Tetapi secara perlahan, Gian memperlihatkan kemampuannya tak kalah dengan Nadeo.

Saat Borneo FC menang atas PS TIRA Persikabo, Gian beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang dari serangan lawan. Menurut Mario Gomez, Gian bermain sangat bagus di beberapa pertandingan sehingga tim bisa terus menjaga asa meraih peringkat kedua pada klasemen akhir mendatang.

"Dalam susunan 11 pemain peran kiper sangat penting karena minimum di antara 30-40 persen, ia berperan penting bagi suatu tim. Kiper utama kami sudah dua bulan tidak ada. Mungkin tim besar lain bisa melakukan hal ini. Mereka mempunyai kiper yang bagus. Nadeo pergi selama dua bulan dan tim ini terus bergerak seperti ini, karena Gianluca juga mempunyai penampilan yang bagus," ujar Mario Gomez, arsitek tim.

Dijelaskannya, jika gagal meraih hasil positif dan gawang Borneo FC kebobolan, jelas tak bisa menyalahkan seorang kiper sebagai penyebabnya. Namun yang ia lihat, Gian sudah berusaha mempertahankan gawangnya dari kebobolan, termasuk saat menang lawan TIRA Persikabo.

"Saya akan meneruskan kompetisi ini dengan kiper kedua, karena dia masih sangat muda. Gianluca bermain sangat bagus, begitu juga dengan Nadeo, yang punya kualitas yang bangus untuk berada di starting eleven," bebernya lagi.

Namun Gomez berharap Gian tak cepat puas dengan capaiannya selama ini. Sebab kesempatan bermain seperti sekarang bisa saja hilang, jika ia tak bisa mempertahankan performa apiknya dalam latihan.

"Gianluca harus berkembang dalam setiap momen yang dia dapat. Harus belajar setiap waktu dan harus selalu rendah hati. Kalau apa yang sudah didapatnya saat ini membuatnya besar kepala, saya bisa pastikan kariernya tak akan panjang,” pungkas Gomez. (SU)