Laga kandang seolah jadi momok bagi Borneo FC jelang berakhir kompetisi Liga 1 musim ini. Padahal poin penuh jadi tuntutan demi menjaga asa bermain di level Asia. Sore ini di Stadion Segiri pukul 16.30 Wita, momok tersebut harus disingkirkan demi mewujudkan ambisi. Ya, Borneo FC akan menantang tim yang tengah mengalami penurunan performa secara drastis, yakni PS TIRA Persikabo.

Inilah kesempatan menghapus duka dua kali hasil negatif di kandang. Selain itu, kemenangan akan mengembalikan posisi Sultan Samma dkk ke peringkat kedua yang kini dikuasai Persipura Jayapura.

Pelatih Mario Gomez mengatakan, kemenangan menjadi suatu keharusan karena tim ingin menempati kembali peringkat kedua. “Tak hanya pertandingan besok (hari ini, Red), tetapi kami ingin mengakhiri sisa kompetisi dengan kemenangan. Jika kami bisa melakukan itu, sudah pasti kami ada di posisi kedua,” ujar Gomez.

Namun langkah pertama yang harus dilakukan lanjut Gomez adalah menang lawan TIRA Persikabo. Meski gagal menang di 14 pertandingan terakhir, Gomez tetap melihat lawannya adalah tim tangguh.

Borneo FC juga masih tak bisa memainkan Diego Michiels sejak menit awal karena belum bugar. Selain itu tiga pemain pasti diparkir adalah Firdaus Ramadhan, Ichsan Kurniawan dan Dirga Lasut.

“Yang jelas pemain lain harus siap ketika mereka dimainkan. Saya katakan kepada pemain, mereka harus berjuang karena saat ini ada banyak tim mencoba finish di peringkat kedua. Selain Borneo, ada Persipura, Madura, dan saya rasa sekarang Bhayangkara. Yang paling penting adalah jalan kami. Itu penting. Dan kami harus mencoba. Karena di dalam suatu laga, kamu bisa menang, imbang ataupun kalah. Yang terpenting adalah mencobanya,” tegasnya.

Gomez mengatakan, saat ini Persipura sudah naik ke posisi kedua dan Persipura mempunyai jalannya. Pun dengan Borneo FC. Saat ini Persipura dan Borneo FC mempunyai 4 laga terakhir. “Jika kami menang terus di empat laga ini, kami menang. Itu saja,” terangnya.

Gomez mengaku ada tekanan pada timnya dan Persipura saat ini, untuk menjadi runner up di akhir kompetisi. Namun ia menyebut hal itu sebagai sesuatu yang normal.

“Mungkin saja kami bisa menang melawan TIRA dan mereka kalah melawan Bali. Siapa yang berada di posisi kedua? Borneo. Tapi tak ada yang tahu. Kami bermain besok dan mereka bermain lusa. Yang terpenting adalah jalan kami. Kami mencoba untuk menang. Jika kami menang, itu bagus. Jika tidak, setidaknya kami mencoba. Tak ada yang tahu di dalam sepak bola ini,” urai Gomez.

Saat disinggung mengenai performa tim di kandang dan luar kandang, Gomez mengatakan, ketika melawan Lamongan timnya tak bermain bagus. “Tapi semoga di pertandingan lawan TIRA kami bisa bermain lebih baik, karena kami mengharapkan itu untuk meraih kemenangan,” kata Gomez. (SU)