Perjuangan Borneo FC mempertahankan posisi di peringkat kedua bisa dikatakan sangat berat. Sebab tiga lawan berat sudah menanti. Dan sore ini di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Borneo FC mencoba menjegal tuan rumah PSM yang juga berambisi naik ke papan atas klasemen sementara Liga 1.

Ya, PSM yang saat ini sudah mengoleksi 43 angka, akan menyamai torehan angka Pesut Etam jika mampu memenangkan pertandingan. Sementara Borneo FC tengah berjuang menjauhi para pesaingnya. Inilah ujian bagi Sultan Samma dkk, untuk menguji kepantasan mereka untuk bersaing dengan tim-tim besar di Liga 1.

Mario Gomez, arsitek Borneo FC pun mengakui pertandingan sore ini menjadi sangat penting bagi timnya. Sebab jika gagal mendapatkan angka, maka peluang untuk terus berada di peringkat kedua bisa terganggu.

“Kami tahu besok (hari ini) adalah laga yang penting. Ini tak hanya berlaku untuk PSM, tetapi juga kami. Di pertandingan terakhir di kandang sendiri, kami gagal mengamankan tiga angka. Jadi melawan PSM kami ingin mendapatkan tiga poin penting. Kami akan berusaha meraih tiga poin, minimal satu poin di Makassar,” ujar Gomez.

Satu terlebih tiga angka, jelas membuat posisi di peringkat kedua menjadi lebih aman bagi Borneo FC. Namun jika itu gagal didapatkan, Persipura dan Madura United akan kerja keras memanfaatkan momentum tersebut. Malam ini Madura United akan menjalani Derby Jatim kontra Persebaya, sementara Persipura bertemu PSIS Semarang. Jika Borneo FC gagal dan Madura serta Persipura menang, maka Borneo FC bakal terdepak ke peringkat kelima.

Disinggung mengenai taktik dan strategi melawan PSM, Gomez mengaku strategi yang akan diterapkannya adalah memenangkan pertandingan, karena Pesut Etam disebutnya sangat membutuhkan hal tersebut.

“Sangat penting bagi kami bisa mengejar atau bisa tetap bertahan di posisi kedua. Itu sangat penting, karena saya tahu bahwa Bali sangat jauh. Mungkin mereka butuh beberapa poin lagi. Tapi bagi kami sangat penting. Kami tak berpikir tentang Bali, kami berpikir tentang Borneo. Yang paling penting adalah Borneo. Kami punya lawan yang kuat, yakni PSM Makassar. Kami mencoba untuk menang. Jika kami bisa, tentu saja itu cukup,” terangnya.

Sementara itu bek kanan sekaligus kapten tim, Diego Micheils mengatakan, PSM adalah klub berbeda di Indonesia. Sebab mereka dianggap sangat kuat kalau bermain di kandang sendiri. “Kalau tidak salah mereka sudah dua kali kalah di kandang. Semoga kami menjadi klub ketiga yang menang di kandang mereka, karena kami saat ini sangat siap untuk mendapatkannya,” ujar Diego.

PSM memang sempat merasakan kekalahan di kandang melawan PSIS Semarang dan Persija Jakarta dengan skor sama, yakni 0-1. Namun ujar Diego, diperlukan kerja sangat keras untuk bisa mendapatkan kemenangan di markas PSM. Terlebih tuan rumah banyak dihuni pemain-pemain berkualitas.

“Banyak pemain bagus di PSM. Ada Ezra (Wallian), Ferdinand (Sinaga), ada Zulham (Zamrun), ada Rahman. Banyak sekali. Kami harus mengantisipasi mereka dan fokus sampai menit terakhir,” tegasnya. (SU)