Kekalahan Borneo FC atas Persija Jakarta memang sangat disesalkan. Sebab kesempatan menapak ke peringkat kedua di klasemen sementara Liga 1 harus tertunda. Hasil tersebut juga membuat manajemen coba memberikan cara agar pemain kembali bangkit, usai menelan hasil pahit di tiga pertandingan terakhir. Sebelum kalah dari Persija, Borneo FC sudah lebih dulu dikalahkan Barito Putera dan ditahan imbang Perseru Badak Lampung di kandang sendiri.

Manajemen langsung memberikan libur setelah kekalahan tersebut kepada seluruh pemain. Mereka baru menjalani latihan kembali Jumat (15/11) mendatang. Namun latihan lanjutan tak dilakukan di Samarinda, melainkan di Batu, Malang.

Panjangnya waktu petandingan menghadapi PSS Sleman, membuat manajemen dan pelatih mengambil kesepakatan tersebut. “Setelah pertandingan lawan Persija para kami langsung liburkan dan bakal kembali lagi berlatih pada 15 November di Batu, Malang. Kenapa di sana, sebab tim pelatih meminta ke manajemen untuk bisa memberi TC singkat sebelum melawan PSS pada 20 November nanti. Jadi kita fasilitasi itu,” ujar Dandri Dauri, manajer tim.

Dijelaskan Dandri di pertandingan kontra Persija, Borneo FC sebenarnya sudah bermain bagus. Gol-gol Persija sendiri tiga diantaranya datang dari set piece, bukan dari open play. Hanya gol terakhir yang lahir dari permainan terbuka. Itupun imbas kesalahan dari Gianluca Pandeynuwu, kiper Pesut Etam saat mengantisipasi bola crossing.

“Kalau ditanyakan apakah kami kecewa dengan hasil lawan Persija, saya katakan pasti kecewa. Sebab kami punya kans naik ke peringkat dua, namun akhirnya harus tertunda lagi. Tapi ini sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran untuk menghadapi sisa pertandingan. Target dari kami jelas, bisa finish di peringkat dua atau tiga. Tapi siapa tahu juga Bali United terpeleset kan,” ujarnya.

Itulah sebabnya pemain diberikan jatah libur agar mereka bisa lebih bergairah menyambut pertandingan berikutnya. Sebab kata Dandri, PSS Sleman yang menjadi lawan berikutnya bukanlah tim yang mudah dikalahkan di kandangnya.

“Jadi libur ini bisa jadi bahan intropeksi diri pemain dan bisa merefresh pikiran dengan berkumpul dengan keluarga. Tujuannya agar saat kembali nanti, mereka bisa fokus dan terus menambah poin. Kami tak mau kehilangan poin lagi, karena satu poin pun di kandang lawan sangat berharga saat ini,” pungkasnya. (SU)