Borneo FC U-20 bakal melewati pertandingan pentingnya hari ini saat melawan tuan rumah Bali United U-20 di Stadion I Wayan Dipta. Laga ini menjadi salah satu penentu langkah Pesut Muda lantaran jika kembali terjegal bakal berat untuk bisa memastikan satu tiket lolos ke babak delapan besar.

Pelatih kepala Borneo FC U-20 sekaligus Direktur Akademi Borneo FC, Ricky Nelson menganggap jika laga hari ini bagaikan final. "Ini pertandingan final pertama kita, kenapa saya sebut final karena kalo kita tidak bisa ambil 3 poin bakalan berat untuk melangkah selanjutnya. Dalam hitungan saya ada 3 laga yang seperti final, karena hanya dengan memastikan kemenangan di 3 laga itu kita bisa lolos ke babak selanjutnya," ujarnya.

Secara kekuatan calon lawan, pemilik lisensi kepelatihan A AFC ini menganggap jika mencuri poin dari tuan rumah bukan hal yang mustahil, asalkan anak asuhnya secara mental jauh lebih bagus dari pertandingan sebelumnya.

"Untuk Bali United sendiri setelah kita liat lawan PSM kemarin, dia tidak banyak perubahan yang dilakukan. Oleh karena itu kita sangat yakin bisa mengambil poin dari mereka, syaratnya anak-anak harus lebih bagus secara mental dibanding di pertandingan pertama kemarin," lanjutnya.

Absennya Muhammad Ichsan di sisi wing back kanan pun sudah diantisipasi dengan melakukan rotasi, namun dirinya meminta agar pemain pengganti bisa menerjemahkan taktik yang dia ingim terapkan. "Untuk Ichsan sudah kita antisipasi dengan melakukan rotasi pemain, semoga penggantinya nanti mampu menerjemahkan organisasi permainam yang kita inginkan agar bisa meredam kecepatan pemaim sayap Bali United," pungkasnya. (SAN)