Borneo FC U-20 menyudahi uji coba dengan klub lokal Samarinda yakni SSB Batuah di Stadion Segiri Samarinda, Jumat (24/5) malam dengan skor 2-1. Sempat unggul 2 gol melalui M. Rokani pada menit ke-2 dan Iftikar Rizal menit 64, namun pasukan Pesut Muda harus kebobolan melalui titik putih.

Pelatih kepala Borneo FC U-20, Ricky Nelson mengungkapkan jika hasil ini membuat tim pelatih lebih mengetahui bagaimana kekurangan anak asuhnya. Terutama masalah variasi permainan.

"Jadi kita mencoba mengaplikasi formasi bermain dari 2 minggu latihan, terus kita mencoba banyak bermain kombinasi disaat pemain lawan menumpuk di area pertahanan mereka. Nah problem kita saat ini banyak pemain yang bermain individual untuk membongkar pertahanan lawan, padahal banyak temannya yang sudah free dan banyak keputusan yang salah saat attacking," ujarnya

Selanjutnya di babak kedua menurut pria berlisensi A AFC ini permaianan anak asuhnya mulai membaik dan bisa menciptakan gol dari permainan possesion ball.

"Babak kedua mulai berubah, jadi secara permainan enak dan mulai membaik. Hasilnya mendapat satu gol dari skema possition ball. Evaluasi kita ada variasi serangan dan transisi saat kehilangan bola," pungkasnya. (SAN)