Borneo FC dikenal sebagai salah satu tim “penghasil” pemain muda di kancah sepak bola Indonesia saat ini. Sejak beberapa musim lalu, beberapa pemain muda di tim ini dipinjamkan ke klub lain guna menambah jam terbang. Dan musim depan, manajemen kembali akan meminjamkan beberapa pemain mudanya ke klub lain. Tujuannya jelas, agar pemain bersangkutan bisa mendapatkan jam terbang di tim lain.


Presiden klub Borneo FC, Nabil Husein Said Amin mengatakan, peminjaman pemain ini dilakukan untuk mengurangi jumlah pemain dalam skuad. “Mereka yang kita pinjamkan adalah pemain muda potensial. Khawatirnya para pemain tersebut justru tak punya kesempatan di Borneo FC saat kompetisi. Jadi kami akan meminjamkan mereka ke klub lain,” ujar Nabil.


Dari nama yang dikeluarkan, empat pemain yang akan dipinjamkan ke tim lain adalah Habibi, TN Fadhil, Ittiqar Rizal dan M Sihran. Nama terakhir ini musim lalu sebenarnya sempat beberapa kali masuk dalam line up Borneo FC, baik saat main di kandang maupun tandang. Namun ketatnya persaingan, membuat Sihran jarang mendapat jam bermain. Ia hanya sempat sekali merasakan ketatnya Liga 1, yakni ketika Borneo FC bertemu Perseru Serui di Stadion Segiri. Selebihnya, Sihran hanya menjadi pemanis di bangku cadangan, bahkan tak masuk line up meski diboyong saat main di kandang lawan.


Dan untuk memberikan jam bermain, Sihran pun diberi kesempatan di tim Borneo FC U-19 yang musim lalu berhasil menembus babak semifinal Liga 1 U-19. “Kami akan terus menjalankan tradisi meminjamkan pemain ini. Ini sangat bagus untuk pemain menambah pengalaman mereka,” sambung Nabil lagi.


Beberapa musim terakhir, satu nama yang bersinar saat dipinjamkan adalah Rifal Lastori. Sayap kanan asal Ternate tersebut bahkan sukses membawa PSIS Semarang dan PSS Sleman naik kasta ketika berlaga di Liga 2. (NET/KOK)