Tak bisa dipungkiri, perjalanan jauh ke Serui adalah yang terpanjang dijalani Borneo FC di musim ini. Total perlu waktu sampai 20 jam dari Samarinda hingga ke Serui. Pun dengan perjalanan pulang ke Samarinda. Hal tersebut sudah pasti menguras tenaga seluruh rombongan yang berangkat. Dan untuk mengembalikan kondisi pemain, tim pelatih pun memberikan libur lebih lama dari biasanya.


"Setelah pertandingan lawan Perseru, kita liburkan pemain selama 3 hari. Nanti kita bertemu lagi di Stadion Segiri untuk latihan pada Rabu (21/11) mendatang," ujar asisten pelatih, Ahmad Amiruddin.


Dikatakannya, semua pemain sudah tiba di Samarinda, Minggu (18/11) malam. Kelelahan memang sangat dirasakan. Amir sendiri yang hadir di Serui sebagai asisten pelatih, merasakan rasa lelah luar biasa. “Apalagi pemain yang bertanding di laga kemarin. Makanya kami berikan mereka libur lebih lama dari biasanya,” sebut Amir.


Ia menyebut, pertandingan berikutnya yang dilakoni Borneo FC masih cukup panjang, yakni awal pekan depan. "Pertandingan lawan Persela masih lama, yakni Senin (26/11) nanti. Terus lagi perjalanan juga cukup melelahkan membuat kita staf pelatih kasih pemain waktu istirahat lama dari sebelumnya. Yang jelas kami tetap fokus menghadapi Persela," terang Amir.


Satu hal yang membuat tim pelatih agak tenang adalah, di laga mendatang semua kekuatan tim sudah komplet. Tak ada lagi pemain kena sanksi dan akumulasi kartu kuning. Ini membuat Borneo FC sangat percaya diri menghadapi laga nanti.


“Jelas hal itu (kekuatan penuh) menjadi kabar bagus untuk kami semua. Artinya pelatih kepala tinggal memilih siapa pemain paling siap. Memang Edy Gunawan sudah tak bisa bermain di sisa kompetisi. Tapi Abdul Rahman sudah bebas sanksi. Jadi kekuatan kita sangat bagus melawan Persela,” pungkasnya. (NET/KOK)