Perjalan tim-tim sepak bola Indonesia di Liga 1 kerap terkendala dengan tak tepat waktunya pesawat yang memboyong mereka ke daerah lain. Dan hal itu juga kembali dirasakan penggawa Borneo FC saat menuju Surabaya, jelang laga kontra Persela Lamongan.


Perkiraan sampai d Kota Pahlawan pukul 15.00 WIB, ternyata tim baru mendarat di Bandara Juanda di Sidoarjo pada pukul 17.00 WIB.


“Perjalanan kita sempat tersendat karena pesawat sempat delay. Jadi perkiraan kita tiba di Surabaya jam 3 sore waktu setempat, akhirnya molor menjadi jam 5,” kata Hariansyah Ari, Sekretaris Borneo FC saat dikonfirmasi kemarin sore.


Karena keterlambatan itu pula, akhirnya tim memutuskan untuk melakukan makan sore di salah satu rumah makan di Surabaya. Padahal dari agenda awal, saat tiba di hotel tim langsung makan dan menjalani latihan ringan di seputaran tempat menginap.


"Rencananya setelah tiba di Surabaya kita ada latihan sore. Tapi karena waktu tibanya mepet, jadi pelatih memutuskan untuk memberi waktu pemain untuk beristirahat dan kembali bertemu saat latihan besok sore (sore ini, Red)," kata Ari.


Dan perubahan juga dilakukan terkait uji coba lapangan. Jika sebelumnya tim akan mengambil jatah uji coba lapangan sehari sebelum pertandingan atau hari ini, ternyata keputusan tersebut dianulir.


"Official training kemungkinan besar kita tidak akan ambil di Surajaya karena waktu tempuh yang lumayan jauh. Besar kemugkinan kita latihan persiapan di Surabaya saja. Ini juga terkait dengan keterlambatan kita tiba di Surabaya hari ini,” paparnya. (NET)