Borneo FC gagal melanjutkan tren positif tiga kali tanpa kekalahan seusai tumbang dari PSIS Semarang. Skuat Pesut Etam takluk 0-1 pada laga pekan ke-13 Gojek Liga 1 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Rabu malam (6/6).


Menguasai jalannya pertandingan, Borneo FC sebenarnya memiliki sejumlah peluang emas seperti melalui Marlon Da Silva, Lerby Eliandri hingga Srdan Lopicic, namun terbuang begitu saja. Tim asuhan Dejan Antonic justru kecolongan lewat gol Hari Nur Yulianto pada menit ke-33.


Setelah pertandingan, Dejan Antonic mengungkapkan pandangannya terkait jalannya pertandingan. "Pertandingan cukup bagus, kedua tim mau menang tapi lagi-lagi, lagi-lagi dan lagi-lagi saya pikir kalian mengerti apa itu. Kalau kita mau perbaiki sepakbola Indonesia kalo kita liat seperti ini kalo orang setuju dari ini bagus, saya tidak apa-apa. Tapi sekali lagi, kita harus fokus ke game nanti habis Ramadhan dan bulan depan ada game di rumah melawan Perseru Serui, kita harus fokus kesana, liburan sedikit dan fokus ke latihan dan semangat lagi. Babak pertama saya pikir kita main bagus sekali, ada 3 peluang yg bagus sekali, psis ada dua, mungkin kalo kita ada masuk gol yang pertama pertandingan beda. Tapi sekali lagi tim yang disiplin, bisa ambil poin hari ini," ucapnya.


Babak kedua sedikit ada perubahan taktik bermain untuk mengejar gol, tapi sayangnya tidak berbuah hasil. "Kita ada ganti dari 4-3-3 ke 4-1-4-1 karena kita mau masuk gol ya tapi susah sekali itu ya. Tapi kita berubah, sistemnya kita coba masuk dua pemain yang fresh tidak terlalu banyak beda tapi ya kita coba tadi, mungkin lain kali kita bisa dapat bagus, tapi sekali lagi pemain sudah kerja keras untuk dapat poin hari ini," lanjut pelatih berlisensi UEFA Pro ini.


Pelatih asal Serbia ini mengatakan jika pemainnya sempat nervous pada babak kedua dan terlalu menggunakan long pass. "Babak pertama kita bagus sekali, tapi babak kedua mulai banyak nervous itu dan ada berapa duel yang saya gak suka lihat tapi saya bicara ke anak-anak kenapa nervous kenapa tidak fokus pertandingan tapi ada alasan satu yang gak bisa saya bilang. Sekali lagi babak kedua sedikit nervous tapi waktunya mepet dan mungkin karena kita lihat waktunya tidak ada kita terlalu paksa long pass dan kita mungkin salah dan selesai 1-0 itu," tutur Dejan.


Sementara itu kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata mengatakan jika permainan Borneo FC tidaklah buruk dan sudah berusaha maksimal. "Pertandingan hari ini sudah selesai, kita kalah 1-0 kita harus akui keunggulan PSIS, tapi saya rasa tim kita tidak bermain buruk, tim kita bermain cukup bagus," tegas Nadeo.
(SAN)