Liga 1 musim ini bisa dikatakan sangat ketat. Sebab nyaris tak ada jarak poin membentang antara tim papan atas, tengah dan bawah. Meski berada di dasar klasemen, PSIS punya peluang besar menggeser banyak tim jika mampu meraih kemenangan. Pun dengan Borneo FC. Koleksi 16 angka bisa membuat mereka naik ke papan atas jika mampu mendulang poin penuh.


“Tidak ada tim dominan di kompetisi saat ini. PSIS adalah tim kuat dengan materi pemain bagus. Beberapa kali saya sudah melihat pertandingan PSIS. Bahkan sebelum official training, kami sempat melihat cara mereka main. Mereka berbahaya kalau bermain di kandang. Lebih agresif dan bisa mencetak banyak gol," ujar salah satu stopper Borneo FC, Leonard Tupamahu.


Leo melihat, kekuatan utama tim berjuluk Mahesa Jenar tersebut ada pada dua pemain asingnya, yakni Ibrahim Paslo Conteh di sektor gelandang dan striker Bruno Silva. Tanpa mengaggap remeh pemain lain, Leo mengaku kedua pemain tersebut paling dominan di skuad PSIS. “Khusus untuk Conteh, dia pernah satu tim dengan saya dan sekarang dia makin berkembang," tambahnya.


Namun Leo memastikan, dirinya siap mematikan gerak Bruno Silva dan pemain tengah diharapkan bisa membatasi gerak Conteh agar tak leluasa menguasai lini tengah. “Saya pikir kalau Conteh bisa dibatasi permainannya, kita bisa menguasai lini tengah dengan baik,” paparnya.


Satu hal lagi mengapa Leo dan seluruh rekannya bersemangat untuk menang. Yaitu keinginan memberikan kado untuk Nabil Husein Said Amin yang berulang tahun 4 Juni lalu. "Semua pemain sudah sangat siap. Kita akan beri kado spesial buat presiden klub kita yang 4 Juni lalu berulang tahun. Kita akan maksimal dapatkan poin di sini (Magelang). Kami ingin diberi doa dan dukungan dari masyarakat Samarinda dan Pusamania tentunya," katanya mengakhiri. (NET/KOK)