Borneo FC Samarinda telah tiba di markas Semen Padang, Selasa (29/8) sore. Membawa total 22 pemain, penggawa Pesut Etam dipersiapkan untuk meraih poin dalam lawatannya kali ini.


Mereka diantaranya adalah Muhammad Ridho, Leonard Tupamahu, Kunihiro Yamashita, Matheus Henrique Do Carmo Lopes, Abdul Rachman, Muhammad Rizky Yusuf Nasution, Terens Puhiri, Patrich Wanggai, Jefri Kurniawan dan Lerby Eliandry Pong Babu.


Selain itu masih ada nama Nadeo Argawinata, Firdaus Ramadhan, Zulvin M Zamrun, Arthur Daniel Irawan, Doddy Alfayed, Sultan Samma, Riswan Yusman, Dinan Yahdian Javier, Febri Setiadi Hamzah, Abdul Aziz Lufti Akbar, Flavio Beck Junior dan Shane Smeltz.


"Alhamdulillah tim sekarang sudah tiba di Padang. Tadi sempat transit ke Jakarta dulu sebelum ke Padang. Semua pemain dalam kondisi baik, meski tadi waktu di Balikpapan kita sempat ada insiden (kecelakaan tunggal) yang membuat sebagian dari pemain ada yang masih trauma sampai sekarang," ujar Brillian Sanjaya, Media Officer Borneo FC.


Ya, pada Selasa pagi saat bis yang ditumpangi Borneo FC melintasi jalan MT Haryono, atau tepat saat tanjakan RSHD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, bis berwarna hitam itu masuk dalam genangan air. Alhasil, rem mendadak yang dilakukan supir membuat para pemain dan official didalam bis terlempar kebagian depan.


Atas kejadian itu, Farid Abubakar manajer tim Borneo FC yang berada dibagian kursi depan terpental hingga mengenai kaca depan bis. Kondisi bis yang rusak pun diakali official dengan memakai angkutan umum (angkot) untuk membawa para pemain ke Bandara Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan.


"Tapi pak manajer (Farid Abubakar) langsung dibawa ke Rumah Sakit, dia nggak ikut kita ke Padang, kita mau check kondisi dia karena kami tidak ingin terjadi apa-apa kedepannya. Karena bulan lalu dia baru saja selesai operasi jantung, tapi alhamdulillah setelah dilakukan pemeriksaan, kondisinya membaik sekarang, hanya memar dibagian punggung dan pinggang," terang Brillian. (BS/KOK)